Business

Lelaki Tua Itu


Lelaki tua itu sudah tak terlihat lgi di shaf pertama Ramadhan kali ini. Aku merinduinya. Aku ingin bertemu dan mencium tangannya. Kali ini aku benar-benar kehilangannya.

Tak seperti Ramadhan lalu ia masih tegar berdiri di belakang imam, menghabiskan malam dengn ibadah sampai selesai shalat dhuha ia baru kembali ke rumahnya.

Mungkin kini ia tengah terbaring di atas ranjang menghabiskan sisa waktu dengan bermunajat pada Rabb-nya di malam-malam penuh rahmah ini.

Andai saja Ramadhan kali ini ia masih ada, mungkin aku pasti bahagia, melihat rawut wajahnya, melihat ketulusannya pada anak-anak yatim di kampungku.

Tgk H Amiruddin, semoga Allah memanjangkan umurmu, meski kutahu kini kau terbaring lemah dalam keringkihanmu....

* (Jumat Ramadhan 2016, ia benar-benar telah pergi menghadap-Nya. Allahummaqfhirlahu)

0 Komentar